SMA NEGERI 2 Wates

Jl. Wahid Hasyim, Bendungan, Wates, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta

Smada JAYA

Bupati Kulon Progo Buka PEMILOS Serentak 2026 di SMA Negeri 2 Wates

Kamis, 08 Oktober 2026 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 9 Kali

Wates – Bupati Kulon Progo secara resmi membuka Pemilihan OSIS (PEMILOS) Serentak Tahun 2026 pada Kamis (8/10/2026) di SMA Negeri 2 Wates. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman berdemokrasi kepada siswa melalui pemilihan pengurus OSIS di sekolah.

Acara pembukaan dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta perwakilan instansi terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan KPU DIY, KPU Kabupaten Kulon Progo, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Balai Dikmen Kulon Progo, serta jajaran terkait lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Selanjutnya, Kepala Badan Kesbangpol Kulon Progo menyampaikan laporan penyelenggaraan, dilanjutkan sambutan dari KPU DIY dan Bupati Kulon Progo. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kulon Progo sekaligus membuka secara resmi PEMILOS Serentak Tahun 2026 dan menyapa sekolah-sekolah peserta melalui Zoom.

Di SMA Negeri 2 Wates, kegiatan ini juga ditandai dengan pelaksanaan pemungutan suara PEMILOS. Siswa menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pengurus OSIS melalui proses pemilihan di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara langsung dalam praktik demokrasi, mulai dari mengenal proses pemilihan hingga menentukan pilihan secara bertanggung jawab.

Setelah acara pembukaan, Bupati Kulon Progo beserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan peninjauan lapangan ke sejumlah sekolah sampel, yaitu SMA Negeri 2 Wates, MAN 2 Kulon Progo, dan SMP Negeri 1 Panjatan.

Melalui PEMILOS Serentak 2026, siswa diharapkan tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menerapkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah. Pemilihan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran tentang partisipasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan bagi siswa.

  1. TULISAN TERKAIT