Profil

Sekilas Perpustakaan Pramudya Pustaka

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sumber belajar dalam mendukung pencapaian hasil belajar siswa yang berkualitas. Sebagai sumber belajar keberadaan perpustakaan sekolah sangat dibutuhkan para pendidik dan tenaga kependidikan, serta peserta didik untuk memperluas dan memperdalam pengetahuannya.Penyelenggaraan perpustakaan sekolah bukan hanya untuk mengumpulkan dan menyimpan bahan-bahan pustaka juga dapat membantu siswa dan guru menyelesaikan tugas dalam proses pembelajaran

Perpustakaan sebagai jantung pengetahuan terus dikembangkan guna merealisasikan visi dan misi sekolah. Pendirian perpustakaan SMA Negeri 2 Wates bersamaan dengan berdirinya sekolah pada tanggal 9 Oktober 1982 semula berupa ruangan sederhana berukuran 135 m2berada di sebelah utara Ruang Tata Usaha terdiri dari dua ruang dengan fasilitas terbatas

Pada tahun 2009 sejak SMA Negeri 2 Wates menjadi sekolah RSBI dikembangkandengan menambah fasilitas pendukung perpustakaan seperti penambahan komputer dan buku-buku baru. Mulai tahun 2014 perpustakaan SMA Negeri 2 Wates pindah ke lantai 2 menempati bangunan baru seluas 224 m2. Bangunan tersebut dibangun menggunakan biaya APBD I bantuan dari Dikpora. Setelah program RSBI dihentikan, pengembangan perpustakaan SMA Negeri 2 Wates agak tersendat, namun pada tahun 2015 dengan ditunjuknya SMA Negeri 2 Wates sebagai Sekolah Rujukan, menjadi Sekolah Rintisan Pelaksanaan Budaya Literasi, maka perpustakaan SMA Negeri 2 Wates terus dibenahi dilengkapi dikembangkan agar terwujud perpustakaan sekolah yang representatif. Terlebih SMA Negeri 2 Wates sebagai Sekolah Seni Budaya dan Film, perpustakaanya memiliki keunggulan yang berbeda dengan perpustakaan sekolah lain dalam hal koleksi budaya.

Visi

Menginsipirasi pemustaka menjadi insan Pancasila yang relegius, berkarakter, unggul, berbudaya dan peduli lingkungan

Misi

  1. Meningkatkan Keimanan, Ketakwaan, dan Akhlak pemustaka.
  2. Meningkatkan kegiatan literasi pemustaka
  3. Meningkatkan toleransi keberagaman dan kerukunan hidup pemustaka.
  4. Membudayakan kedisiplinan pemustaka dalam menaati tata tertib perpustakaan.
  5. Meningkatkan kepedulian pemustaka dalam memelihara lingkungan perpustakaan.