SMA NEGERI 2 Wates

Jl. Wahid Hasyim, Bendungan, Wates, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta

Smada JAYA

Program Unggulan SMA Negeri 2 Wates: S3C Hadirkan Kantin Sehat, Cerdas, dan Berkelanjutan

Selasa, 28 Juli 2026 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 12 Kali

SMA Negeri 2 Wates terus menghadirkan inovasi melalui program unggulan sekolah, salah satunya S3C (Smart Sustainable School Canteen). Program ini merupakan transformasi kantin sekolah yang mengintegrasikan teknologi digital, edukasi gizi, pelestarian lingkungan, dan pengolahan limbah makanan menjadi produk bernilai ekonomi. Program tersebut dikembangkan sebagai solusi untuk mewujudkan kantin yang sehat, edukatif, dan berkelanjutan.

Melalui S3C, peserta didik dapat mengakses informasi nilai gizi setiap menu kantin melalui aplikasi digital sehingga lebih mudah memilih makanan yang sehat dan seimbang. Selain itu, aplikasi S3C juga dilengkapi dengan fitur edukasi gizi, sistem pemantauan sisa makanan (food waste), serta dashboard yang membantu sekolah melakukan evaluasi berbasis data. Program ini tidak hanya membangun kebiasaan hidup sehat, tetapi juga meningkatkan kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan.

Sebagai bagian dari implementasi program, SMA Negeri 2 Wates menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi kepada guru, tenaga kependidikan, pengelola kantin, dan peserta didik, hingga pengembangan aplikasi S3C, edukasi gizi bersama Puskesmas Wates, pendampingan pengolahan limbah organik, serta pengimbasan kepada sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kulon Progo. Program ini juga melibatkan berbagai mitra, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dikpora DIY, HPAI Kulon Progo, dan komite sekolah sebagai bentuk kolaborasi dalam mewujudkan budaya sekolah yang berkelanjutan.

Hasil implementasi S3C menunjukkan dampak yang positif. Sebanyak 358 peserta didik (99,4%) telah memanfaatkan aplikasi untuk mengakses informasi menu bergizi. Seluruh peserta didik sasaran mengikuti kegiatan edukasi gizi, dengan hasil peningkatan pemahaman sebesar 21,6% berdasarkan perbandingan nilai pretest dan posttest. Di sisi lain, sistem pemantauan digital berhasil menurunkan limbah makanan hingga 49,09%, sementara limbah organik diolah menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti kompos, pupuk cair, sabun batang, dan hand sanitizer.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi warga SMA Negeri 2 Wates, program S3C juga telah menjangkau 796 penerima manfaat melalui kegiatan edukasi, kolaborasi, dan pengimbasan ke sejumlah sekolah mitra. Dengan keberhasilan tersebut, S3C menjadi salah satu praktik baik yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Melalui Program Unggulan S3C, SMA Negeri 2 Wates menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, inovatif, dan berwawasan lingkungan. Ke depan, program ini akan terus dikembangkan agar menjadi model kantin sekolah berkelanjutan yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain.